Indosat PHK 677 Karyawan, Ini Alasannya

oleh
Indosat PHK 677 Karyawan, Ini Alasannya

technodaily.net – Bertepatan dengan di Hari Valentine 14 Februari 2020 kemarin, ratusan karyawan Indosat Ooredoo menerima kabar kurang enak, yakni berupa PHK alias pemutusan hubungan kerja.

Ada sebanyak 677 karyawan terkena dampak dari PHK yang dilakukan oleh operator seluler yang identik dengan warna kuning tersebut.

Melansir dari laman liputan6, pemutusan hungan kerja tersebut memang dibanrkan oleh pihak perusahaan. Alasanya, ini merupakan bagian dalam rangka melancarkan re-organisasi “untuk bisa bertahan, bertumbuh, dan tetap kompetitif”,

“Perubahan organisasi ini dirancang untuk menjadikan bisnis lebih lincah sehingga lebih fokus kepada pelanggan dan lebih dekat dengan kebutuhan pasar,” ungkap Director & Chief of Human Resources Irsyad Sahroni di Jakarta, Sabtu (15/02/2020).

Baca Juga:  Xiaomi Klaim Antarmuka Besutannya, MIUI Sudah dipakai 279 Juta Pengguna

Lebih lanjut, Irsyad menuturkan jika Indosat Ooredoo akan terus melanjutkan strategi 3 tahun untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya.

“Hari ini kami telah mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara itu, President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama menyampaikan tiga perubahan vital terhadap bisnis Indosat Ooredoo:

  1. Memperkuat tim regional agar lebih cepat mengambil keputusan dan lebih dekat dengan pelanggan.
  2. Pengalihan penanganan jaringan ke pihak ketiga, penyedia jasa Managed Service, sejalan dengan praktik terbaik di industri
  3. Rightsizing organisasi, menambah SDM untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, serta merampingkan SDM di beberapa fungsi bisnis.
Baca Juga:  Operator Seluler Tri, Siap Ekspansi Ke Indonesia Timur

Dalam penjelasannya lebih lanjut, pihak Indosat telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa perusahaan harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi perusahaan untuk dapat bertahan dan bertumbuh.

Irsyad juga mengatakan, “Kami mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengkomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik yang terkena dampak maupun yang tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak.”

“Per tanggal kemarin (14/02/2020), dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80% telah setuju menerima paket kompensasi ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Sony Pamer Mobil listrik Vision-S diajang CES 2020

“Kami percaya langkah ini akan meningkatkan kinerja Indosat Ooredoo, membantu kami untuk tetap kompetitif di tengah tantangan disrupsi, mengoptimalkan layanan kami, dan menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.” tutup Irsyad.